bom tunisia pelakunya adalah pengangguran terdidik

Bom Tunisia : Pelakunya Adalah Pengangguran Terdidik

Dilansir dari jaksa penuntut Tunisia, beliau mengatakan bahwa pelaku pembunuh diri yang terjadi pada kawasan sibuk di ibukota Tunisia merupakan seorang pengangguran terdidik. Pelaku tersebut mengaktifkan pulang ketika mobil polisi sudah berkerumun di kawasan Avenue

Spread the love

Dilansir dari jaksa penuntut Tunisia, beliau mengatakan bahwa pelaku pembunuh diri yang terjadi pada kawasan sibuk di ibukota Tunisia merupakan seorang pengangguran terdidik. Pelaku tersebut mengaktifkan pulang ketika mobil polisi sudah berkerumun di kawasan Avenue Habib Bourguiba. Pelaku dengan nama Mna Guelba tersebut penghasil melukai 15 orang polisi serta dua remaja yang terjadi dalam serangan tersebut.

Jurubicara dari jaksa penuntut mengatakan bahwa tersangka berasal dari kawasan mahdia kan usianya 30 tahun. Tersangka mendapatkan gelar pada bidang bahasa Inggris. Media Turki juga memberikan berita bahwa tersangka tidak berhasil menemukan pekerjaan yang sesuai dengan pendidikan yang telah dirinya ambil. Sesekali, dirinya menjadi seorang Gembala untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dari keluarganya. Semenjak revolusi terjadi dan Diktator berkuasa digulingkan pada tahun 2011, ekonomi di kawasan Tunisia tidak berkembang sama sekali. Akibatnya, sekitar satu pertiga generasi muda yang ada di Tunisia yang telah lulus kuliah tidak mendapatkan pekerjaan yang layak.

Hingga kini, penahanan belum terjadi di juga belum dilakukan berkaitan dengan isi dan yang telah terjadi tersebut. Tunis, Yang merupakan ibukota dari Tunisia dikabarkan sudah kembali kepada aktivitas normal di mana para pekerja kota sudah melakukan pembersihan pada lokasi kejadian. Turis – turis juga mulai terlihat dan juga beberapa kafe sudah mulai dibuka kembali.

Serangan dengan menggunakan dulu diri di hari Senin lalu merupakan serangan yang pertama kali terjadi semenjak serangan bom bunuh diri terakhir yang terjadi pada bulan November 2015. Saat serangan tersebut, 12 agen khusus tewas dalam serangan bom bunuh diri. Peristiwa itu beratnya sekitar kurang lebih 100 m dari lokasi pungkiri yang dilakukan pada Senin kemarin.

Jika ditarik mundur kebelakang, semenjak bulan Juni 2015 lalu, seorang murid sudah melakukan aksi tembak menembak pada sebuah resor yang berada di kawasan Sousse Scan 38 orang, termasuk di dalamnya 30 warga negara dari Inggris. Kemudian pada bulan Maret 2015 lalu, serangan gua bunuh diri terjadi pada museum nasional Bardo yang menewaskan 22 orang, dan kemudian kelompok negara Islam Irak dan Suriah atau Isis melakukan klaim bahwa mereka bertangungjawab atas kejadian tersebut.

Semenjak kasus bunuh diri yang dilakukan di bus pada bulan November 2015, Tunisia telah berada dalam status negara darurat, dan kemudian status tersebut diperpanjang hingga 6 November. Kasus ini tentunya kembali lemparkan warga Tunisia, karena peristiwa bom bunuh diri hampir terjadi setiap tahunnya. Lokasi kejadian juga tidak jauh dari lokasi kejadian yang sebelumnya.

Hingga saat ini, pemerintah Tunisia terus melakukan berbagai upaya untuk menemukan kembali orang orang yang berpotensi untuk melakukan pembunuh diri akan hal tersebut tidak kembali terulang dan tidak merugikan pihak manapun.

Spread the love

One thought on “Bom Tunisia : Pelakunya Adalah Pengangguran Terdidik

  1. kalo di indonesia mah uda pasti dari orang-orang yang dipinggir” jalan, tukang minta” yang diajak untuk jadi teroris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *