Khashoggi Meninggal Dunia, Putra Mahkota Saudi Tak Sampaikan Bela Sungkawa Pada Tunangan Khashoggi

Khashoggi Meninggal Dunia, Putra Mahkota Saudi Tak Sampaikan Bela Sungkawa Pada Tunangan Khashoggi

Hatice merupakan wanita berusia 36 tahun yang menjadi tunangan dari jurnalis ternama Arab, Jamal Khashoggi. Jurnalis ternama tersebut diberitakan hilang semenjak Selasa, 2 Oktober 2018 lalu. Tunangan dari jurnalis tersebut mempercayai bahwa pihak Arab Saudi

Spread the love

Hatice merupakan wanita berusia 36 tahun yang menjadi tunangan dari jurnalis ternama Arab, Jamal Khashoggi. Jurnalis ternama tersebut diberitakan hilang semenjak Selasa, 2 Oktober 2018 lalu. Tunangan dari jurnalis tersebut mempercayai bahwa pihak Arab Saudi memiliki tanggung jawab atas pembunuhan yang terjadi di area konsulat Saldi yang terletak di Istanbul, Turki.

Tunangan dari jurnalis ternama tersebut mengatakan bahwa dirinya ingin pelaku pembunuhan tersebut dapat segera ditangkap dan kemudian diadili. Dirinya juga mengatakan bahwa pemenang tersebut terjadi di area konsulat. Seharusnya, otoritas Saudi mengetahui bahwa kejadian tersebut dan juga bagaimana kah insiden tersebut dapat terjadi.

Bahkan sampai saat ini, Sang tunangan belum mendapatkan ucapan belasungkawa dari pihak putra mahkota Saldi, yaitu pangeran Muhammad Bin Salman. Dirinya kemudian ditanyakan jika dirinya memiliki kesempatan untuk bertemu dengan putra mahkota sau di tersebut, apakah yang ingin dikatakan. Namun dirinya mengatakan bahwa peluang tersebut tidak mungkin terjadi.

Tunangan Khashoggi tersebut juga mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi tindakan dari presiden Turki, Endorgan. Presiden Turki tersebut terus mendesak pihak Arab Saudi untuk mengungkap siapa kak laku pemenuhan dan juga meminta pihak pihak yang bersangkutan di Ekstradisi ke Bilaya Instanbul supaya dapat dilakukan sidang di Istanbul. Tunangan Khasogi juga mengatakan bahwa penjelasan penjelasan yang telah diberikan oleh pihak Riyadh selama ini tidaklah cukup. Dirinya memberikan katutan untuk menjabarkan dengan jelas siapa sajakah aktor intelektual dibalik pembunuhan dari kekasihnya tersebut.

Dirinya juga mengatakan bahwa dirinya serta pemerintah Turki menginginkan siapa pun yang memiliki tanggung jawab atas hal tersebut menjalani persidangan, dan juga dihukum sesuai dengan standar hukum internasional. Dirinya juga mengadakan pertemuannya terakhir dengan pak Sugi dilaksanakan pada acara konferensi yang dilakukan di Istanbul di bulan Mei lalu. Semenjak saat itu, hubungan antara keduanya mulai tumbuh.

Jurnalis ternama berusia 59 tahun tersebut memiliki niat untuk menikahi tunangannya di Istanbul karena masjid di wilayah Istanbul mengiyakan Khasogi mengenai kampung halamannya, yaitu Madinah. Namun agar bisa menikahi song tunangan, Khasogi diharuskan mengurus dokumen dokumen yang menyatakan bahwa tidinya telah bercerai dengan istri yang sebelumnya.

Kemudian, dalam proses mengurus dokumen tersebut Khasogi dilaporkan telah hilang setelah memasuki gedung konsulat di wilayah Istanbul pada 2 Oktober 2018 lalu. Awalnya, pihak Saldi bersikeras mengatakan bahwa Khasogi telah meninggalkan tempat tersebut. Namun sumber internal dari peneliti Turki memberikan pernyataan bahwa Khasogi telah dibunuh oleh kurang lebih 15 orang dan kemudian jenasahnya telah di mutilasi.

Tidak lama kemudian, pihak Riyadh mengeluarkan pengakuan bahwa Khashoggi tewas dalam sebuah pertikaian, sebelum kantor kejaksaan penuntut mengumumkan bahwa dirinya telah tewas dalam pembunuhan berencana. Didapatkan dari sumber dinas intelijen Inggris, Mereka telah mengetahui pelaku pembunuhan Khasogi dan meminta untuk dibatalkan. Namun seorang teman dari pak Sugi mengatakan bahwa jurnalis tersebut dibunuh karena telah mengetahui ada bukti Saudi menggunakan senjata kimia ketika konflik terjadi di Yaman.

Spread the love